Semarang, 22 September 2026 — Program Studi DIII Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Pada pelaksanaan Uji Kompetensi Nasional Perawat D3 Periode 2 Tahun 2026, dua mahasiswa DIII Keperawatan FIK Unissula berhasil meraih peringkat terbaik ke-6 dan ke-8 secara nasional dari total 28.349 peserta yang mengikuti ujian kompetensi tersebut.
Capaian ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan vokasi keperawatan yang diselenggarakan oleh FIK Unissula. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat rekam jejak program studi yang telah meraih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes.
Pembinaan Berkelanjutan sebagai Kunci Keberhasilan
Ketua Program Studi DIII Keperawatan FIK Unissula, Ns. Indra Tri Astuti, M.Kep., Sp.Kep.An., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Mahasiswa dipersiapkan sejak awal melalui proses akademik yang terstruktur, serta mendapat pendampingan hingga menjelang uji kompetensi.
“Kami tidak hanya mengejar kelulusan. Kami ingin membentuk perawat yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Selama masa pendidikan, mahasiswa mengikuti berbagai program pembinaan, meliputi bimbingan akademik, try out uji kompetensi tingkat lokal, regional, dan nasional, serta program penguatan spiritual dan outbound. Seluruh kegiatan dirancang untuk memperkuat kemampuan akademik dan kesiapan mental dalam menghadapi Uji Kompetensi Nasional.
Dukungan Fasilitas dan Jejaring Kerja Sama
Wakil Dekan II FIK Unissula, Dr. Wahyu Endang Setyowati, S.K.M., M.Kep., menjelaskan bahwa fakultas memiliki jejaring kerja sama yang luas dengan berbagai institusi kesehatan. FIK Unissula bekerja sama dengan 32 rumah sakit di Indonesia serta sembilan rumah sakit di luar negeri, terutama di Jepang dan Timur Tengah.
Menurutnya, jaringan tersebut membuka peluang kerja bagi lulusan. Tidak sedikit mahasiswa yang telah memperoleh pekerjaan sebelum menyelesaikan studi. Mitra kerja FIK Unissula antara lain RSI Sultan Agung Semarang, RSI Sultan Agung Banjarbaru, RS Sari Asih Group, RS Awal Bros Group, serta sejumlah rumah sakit di Jepang dan Timur Tengah.
Kompetensi Berbasis Syariah sebagai Nilai Tambah
Dekan FIK Unissula, Dr. Iwan Ardian, S.K.M., S.Kep., M.Kep., menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan kualitas pendidikan yang terus dijaga. Lulusan tidak hanya memiliki kompetensi klinis, tetapi juga dibekali pelayanan keperawatan berbasis syariah.
“Kompetensi keperawatan berbasis syariah menjadi nilai tambah bagi lulusan. Kompetensi ini semakin dibutuhkan oleh rumah sakit dan masyarakat,” katanya .
Komitmen Menghasilkan Perawat Vokasi Profesional
Melalui capaian peringkat 6 dan 8 nasional ini, DIII Keperawatan FIK Unissula terus berkomitmen menghasilkan tenaga perawat vokasi yang profesional, berkarakter Islami, dan memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional .
Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika FIK Unissula untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pembinaan mahasiswa. Diharapkan, semakin banyak lulusan DIII Keperawatan Unissula yang tidak hanya lulus uji kompetensi dengan predikat membanggakan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan kesehatan di Indonesia dan mancanegara.


